Izin Usaha Angkutan (IUA)

Dari izin
Lompat ke: navigasi, cari

Definisi

Izin Usaha Angkutan yang selanjutnya disebut IUA adalah izin yang diberikan kepada setiap orang untuk melakukan kegiatan usaha angkutan.[1]

Persyaratan

Pesyaratan untuk mendapatkan IUA[1] adalah :

  1. Surat Permohonan bermaterai;unduh formulir
  2. FC. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP);
  3. FC. Akte Pendirian Perusahaan/Koperasi (khusus bagi perusahaan berbadan usaha);
  4. FC. KTP pemohon;
  5. FC. masing-masing STNK dan Buku Uji Kendaraan yang dimiliki;
  6. Surat Pernyataan Kesanggupan Untuk Menyediakan Fasilitas Penyimpanan Kendaraan Bermotor (bermaterai).

Persyaratan Petikan Izin Usaha Angkutan :

  1. Surat Permohonan;
  2. Fotcopy Kartu Tanda Penduduk;
  3. Fotocopy Surat Izin Usaha Angkutan;
  4. Petikan Izin Usaha Angkutan untuk masing-masing kendaraan;
  5. Fotocopy STNK, Buku Uji Kendaraan untuk masing-masing Kendaraan.

Biaya

Pemohon izin tidak dikenakan biaya retribusi.[2]

Masa Berlaku Izin

IUA berlaku selama lima tahun.[1]

Waktu Proses

Waktu proses penerbitan Izin Usaha Angkutan (IUA) adalah sepuluh hari kerja.[1]

Penerbitan

  • IUA diterbitkan oleh Kepala DPMPTSP Kota Cimahi berdasarkan pelimpangan kewenanganan perizinan, dan dilakukan dengan mengisi formulir pendaftaran.

Daftar Tanya Jawab

Apakah untuk penerbitan kendaraan baru harus membuat IUA baru lagi ?
Tidak perlu pemohon hanya perlu mengajukan permohonan petikan IUA.

Referensi