Izin Usaha Industri (IUI)

Dari izin
Lompat ke: navigasi, cari

Definisi

Izin Usaha Industri yang selanjutnya disebut IUI adalah izin yang diberikan kepada setiap orang untuk melakukan kegiatan usaha industri.[1]

Klasifikasi Industri

Industri dibagi dalam beberapa jenis yaitu kecil, menengah dan besar.[1]
Pembagian jenis industri berdasarkan pada tenaga kerja dan nilai investasi[2], seperti pada tabel berikut :

Tenaga Kerja/Nilai Investasi < 1 milyar 1 - 15 milyar > 15 milyar
1 - 19 orang kecil menengah menengah
>20 orang menengah menengah besar

Persyaratan

Pesyaratan untuk mendapatkan IUI[3] adalah :

  1. Surat Permohonan bermaterai (unduh formulir)
  2. Foto Copy KTP
  3. Foto Copy IMB
  4. Foto Copy Akte Pendirian Perusahaan
  5. Foto Copy Akte Perubahan
  6. Foto Copy PBB tahun berjalan
  7. Foto Copy NPWP Badan Usaha (non perseorangan) atau NPWP Perseorangan
  8. Izin Lingkungan atau Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan (SPPL)
  9. Rancangan tata letak instalasi, mesin/ peralatan;
  10. Bagan Alir proses dilengkapi dengan Daftar Bahan baku/Penunjang dan bagan alir pengolahan limbah;

Biaya

Pemohon izin tidak dikenakan biaya retribusi.

Masa Berlaku Izin

IUI berlaku selama Perusahaan Industri yang bersangkutan melakukan kegiatan usaha Industri.[1]

Waktu Proses

Waktu proses penerbitan Izin Usaha Industri (IUI) adalah lima hari kerja.[3]

Penerbitan

  • IUI diterbitkan oleh Kepala DPMPTSP Kota Cimahi berdasarkan pelimpangan kewenanganan perizinan, dan dilakukan dengan mengisi formulir pendaftaran.

Daftar Tanya Jawab

Apakah SIUP dapat digunakan untuk semua bidang usaha ?
Tidak semua bidang usaha diterbitkan SIUP, karena sangat tergantung pada masing masing bidang atau sektor. Sebagai contoh untuk Industri diterbitkan IUI.

Referensi